Anak Bungsu Adalah Anak yang Manja?

16 September 2016 | by Administrator

Sudah tidak asing lagi jika ada yang mengatakan bahwa anak bungsu atau anak terakhir itu memiliki sifat yang manja. Sebenarnya setiap anak memiliki sifat dan karakter yang berbeda satu sama lain. Termasuk si bungsu yang sering dicap sebagai anak yang manja. Benarkah demikian?

Seorang psikolog, Adler (1928), mengungkapkan mengenai perbedaan sifat berdasarkan urutan kelahirannya. Menurut Adler, anak yang lahir dalam urutan terahir biasanya akan menjadi pusat perhatian dan menempatkan diri sebagai “raja” atau “ratu” dalam keluarganya. Kondisi yang serba mudah bagi anak bungsu dibandingkan dengan kakak-kakaknya seringkali menjadikan si bungsu menjadi anak yang malas, manja, melalaikan tanggung jawab dan mudah mencari pemaafan.

Ungkapan Adler ini kemudian diteliti lagi oleh Cundiff (2013). Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada sifat anak berdasarkan urutan kelahiran. Adapun faktor lain yang dapat mempengaruhi anak sehingga memiliki sifat yang cenderung positif atau negative. Faktor tersebut adalah :

1. Pola asuh orangtua

Hal ini adalah faktor pertama yang sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak dan sifat yang dimilikinya. Pengasuhan yang ideal adalah pengasuhan demokratis yaitu ketika orangtua menuntut namun sekaligus memberikan perhatian pada kebutuhan anak.

2. Peran lembaga pendidikan

Setelah keluarga, sekolah adalah tempat kedua yang mempengaruhi pembentukan karakter si anak. Seharusnya dalam hal pembelajaran akademis dan segi pembentukan karakter seimbang, sehingga anak mempunyai kemampuan yang baik dalam segi prestasi akademis dan memiliki karakter positif di sekolahnya dan mudah bergaul dengan teman-temannya.

3. Pengaruh teman sebaya

Hubungan pertemanan anak sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian, terlebih pada anak remaja. Oleh karena itu, orangtua perlu mengetahui dan mendampingi anak-anak dalam berelasi dengan teman sebayanya.

Setelah mengetahui beberapa faktor di atas, sebagai orangtua sebaiknya tidak mencap anak bungsu sebagai anak yang manja, tetapi terapkan pola asuh yang sama dengan kakak-kakaknya yang lain.