Membacakan Dongeng dapat Membuat Anak Pintar?

25 November 2016 | by Administrator
          Kepintaran seorang anak sebenarnya tidak selalu dilihat dalam hal akademik, namun juga dilihat dari perilaku sosialnya sehari-hari. Biasanya orangtua lebih memilih agar anak-anak, khususnya pada usia balita untuk mengikuti kegiatan di kelompok bermain. Namun sebenarnya pendidikan yang sangat utama adalah di rumah dengan orangtua, bukan di sekolah. 
Banyak cara yang dapat dilakukan orangtua untuk lebih mendekatkan diri dengan anaknya. Salah satu nya dengan membacakan dongeng pada anak, biasanya hal ini dilakukan pada saat menjelang tidur. Memang ini sebuah kegiatan yang sudah agak jarang dilakukan orangtua pada zaman sekarang. Apalagi dengan kedua orangtua yang bekerja, hingga terkadang sudah tidak memiliki waktu untuk sekedar membacakan dongen  
Namun sebenarnya kegiatan membacakan dongeng untuk anak selain dapat mendekatkan hubungan orangtua dengan anak, merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan dalam mendidik si anak. Menurut Gery Puraatmaja, Pendongeng Indonesia yang biasa dikenal dengan panggilan Paman Gery, dalam acara roadshow Greenfields Milk Truck #LoveAt1stTaste di Jakarta menjelaskan “Dongeng merupakan salah satu cara yang dapat membantu otak anak saat masa tumbuh kembangnya imajinasi”. Ia melanjutkan, di masa kecil, anak-anak memiliki otak layaknya spons yang dapat menyerap informasi yang diterimanya dengan cepat dan akan terekam hingga ia dewasa.
Mendongeng juga dapat membantu anak dalam meningkatkan keterampilan dalam berbahasa, karena dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak-anak. Kemampuan verbal adalah kemampuan awal yang dimiliki anak-anak dan inilah mengapa otak kanan mereka lebih berkembang dan hal ini juga yang menyebabkan mereka lebih terlatih dalam berbahasa. Kisah dongeng yang mengandung cerita positif membuat anak-anak lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan.
Selain itu, dengan metode dongeng untuk anak ini maka mereka akan belajar berempati terhadap lingkungan sekitar. Melalui stimulasi cerita dongeng anak dengan cerita yang mendidik, kepekaan anak akan dirangsang mengenai situasi social disekitar mereka. Dengan begitu anak akan lebih cepat menyerap nilai positif yang ada di sekitar lingkungan mereka. Tidak itu saja, manfaat lain adalah membangkitkan minat membaca pada anak. Dengan memberikan cerita dongeng, maka anak-anak akan tertarik dan rasa penasaran dan ingin mencari tahu, disinilah keinginan untuk membaca menjadi semakin meningkat.
Seperti yang kita ketahui bahwa anak-anak mempunyai kesulitan dalam mempelajari nilai-nilai moral dalam kehidupan. Dengan dongeng maka Bunda bisa memberikan contoh melalui tokoh baik dalam cerita yang didongengkan. Dongeng membantu anak menyerap niali-nilai emosional pada sesame. Tidak bisa dipungkiri bahwa kecerdasan emosional juga penting disamping kecerdasan kognitif. Kecerdasan emosional sangat penting bagi kehidupan sosial mereka kelak.