Mengajak Anak Bicara Sama Pentingnya dengan Memberi Makan

11 July 2016 | by Administrator

Kebiasaan membacakan cerita sebelum anak tidur memang sudah menjadi kebiasaan dari dulu. Mungkin hanya memakan waktu sekitar 10 menit, tetapi dapat memberikan manfaat bertahun-tahun untuk anak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan orangtua yang aktif mengajak anak bicara mampu membuat anak bicara lebih banyak. Dan anak-anak yang bicara lebih banyak mampu memahami kata-kata lebih cepat. Hal ini mampu membantu anak belajar lebih baik di sekolah. Bahkan, menurut para peneliti, kemampuan tersebut membantu anak mendapatkan pekerjaan yang baik dan memiliki pernikahan yang bahagia.

Dalam penelitian tersebut, beberapa anak muda muda memiliki sedikitnya 600 kata per hari untuk bicara secara langsung. Orang dewasa rata-rata berbicara sekitar 200 kata per menit. Sedangkan anak-anak lain mendengar lebih dari 12.000 kata.

Psikolog Anne Fernald dari Stanford University mengatakan, berbicara dengan anak memiliki efek yang begitu penting. Bicara pada anak sama pentingnya dengan memberi makan untuk mereka. "Jika Anda ingin anak belajar dengan baik di sekolah, bicara dengan mereka sejak bayi. Jauh sebelum bayi Anda dapat bicara, mereka sudah bisa menyerap informasi dan bahasa," kata Dr Fernald. Dr Fernald juga telah menunjukkan bahwa anak-anak yang bisa memposes kata-kata dengan mudah pada usia dua tahun lebih mampu belajar dengan baik di sekolah pada usia delapan tahun.

Maka, kepada para orangtua yang sibuk bekerja sangat dianjurkan meluangkan waktu untuk mengajak anaknya mengobrol, walapun hanya beberapa waktu. Untuk para calon ibu, dianjurkan pula untuk melakukan percakapan secara aktif dengan anak dimulai dari masa kandungan. Karena hal ini sangat penting bagi tumbuh kembang si anak dan masa depannya.