Perilaku Nakal di Masa kecil Tanda Sukses di Masa Depan?

13 June 2016 | by Administrator

Memiliki anak yang aktif dan bisa dibilang nakal memang membuat orangtua sangat lelah dan cemas akan hal tersebut. Namun tahukah anda, anak nakal akan berdampak positif di masa depan. Mengapa begitu?

Berdasarkan sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan pada jurnalDevelopmental Psychology, anak-anak yang susah diatur saat kecil nantinya memiliki penghasilan lebih tinggi saat dewasa ketimbang anak-anak yang penurut. 

Penelitian dilakukan oleh para ahli dari University of Luxembourg, University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, dan Free University of Berlin di Jerman.

Pada tahap pertama, para peneliti melakukan pengamatan dan pengujian terhadap sekelompok anak berusia 12 tahun pada tahun 1968. Pengamatan dan pengujian tersebut dilakukan terhadap 745 orang anak-anak.

Adapun beberapa aspek yang diteliti antara lain kecerdasan, perilaku, dan status sosio-ekonomi. Lalu, 40 tahun kemudian, yakni pada tahun 2008, para peneliti kembali mengevaluasi individu-individu tersebut guna mengetahui apakah perilaku mereka saat kanak-kanak bisa menjadi pantulan mengenai seperti apa masa depan mereka?

Secara mengejutkan, para peneliti menemukan bahwa para individu yang menunjukkan perilaku nakal saat kanak-kanak cenderung lebih sukses dalam karier. Mereka yang acap kali melanggar peraturan dan melawan otoritas, seperti orangtua dan guru, tumbuh dewasa dengan jenjang karier yang cemerlang dan berpenghasilan tinggi.

Menurut para peneliti dalam laporan mereka, penjelasan yang paling sederhana untuk hasil penelitian tersebut adalah bahwa sifat menantang dapat membuat individu lebih gesit dalam mencari peluang dan kerja yang memberikan penghasilan besar. Selain itu, anak-anak yang semasa kecilnya sering memberontak dan nakal, ternyata memiliki luapan semangat untuk membuktikan bahwa mereka bisa memiliki kehidupan yang sukses.

Nah, untuk anda para orangtua, mulai sekarang perhatikan sikap dan tingkah laku anak-anak anda. Jika mereka berperilaku nakal, jangan langsung memberikan sikap yang otoriter, namun berikan penjelasan yang dapat membuat mereka mengerti untuk bersikap lebih baik lagi. Bersabarlah dan berikan contoh yang baik yang dapat ditiru anak-anak.