Telinga Caplang Tanda Anak Pintar?

09 September 2016 | by Administrator

Dari zaman dahulu, di Indonesia berkembang cerita jika anak memiliki telinga “caplang” atau lebar dan agak tinggi identik dengan anak yang pintar. Maka jika memiliki anak dengan telinga yang “caplang” sebagai orang tua akan merasa bangga karena memiliki anak yang pintar. Meskipun hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut.

Namun ternyata sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak dengan telinga “caplang” memiliki ketertarikan sendiri. Pada penelitian yang dipimpin oleh Litschel ini memperlihatkan 20 foto anak dengan kisaran usia lima dan 19 tahun. Usia 19 tahun, kata Litschel, merupakan usia di mana pertumbuhan kuping manusia berhenti.

Ternyata hasil pengamatan menunjukkan para pengamat membutuhkan waktu lebih lama untuk mengamati foto tersebut, mereka menghabiskan waktu sekitar 10 detik untuk mengamati foto anak yang memiliki telinga caplang. Para peneliti juga meyakini pengamat membutuhkan waktu cukup lama karena foto anak tersebut tampak lucu, memang secara alami manusia cenderung untuk memerhatikan lebih lama sesuatu yang terlihat berbeda tapi bukan dalam arti negatif.

Pada dasarnya, kepintaran dan kepandaian seorang anak itu tidak ditentukan dari bentuk telinganya, melainkan dari pola didik dan asuhan orang tua yang baik serta ketekunan si anak itu sendiri dalam belajar. Faktor lingkungan pun berpengaruh pada pola fikir si anak, jika lingkungannya mendukungnya untuk giat belajar maka ia pun akan menjadi pintar.