Mas Anto, Selalu Bersyukur dan Semangat Bekerja Demi Kebahagiaan Keluarga

09 November 2016
            Berasal dari Pemalang, Mas Sugianto dengan berat hati meninggalkan kampung halaman demi mencari rejeki untuk dapat menghidupi keluarga di kampung. Mas Anto, begitu ia biasa disapa oleh teman-teman dan Ibu-ibu di komplek Setiabudi. Setiap pagi dan siang, tanpa mengenal lelah ia rutin dan tidak pernah absen untuk mengambil sampah di perumahan Setiabudi bergiliran dengan teman-teman pengepul sampah yang lain. Ada 6 orang termasuk mas Anto yang menjadi pengepul di sana, semua berasal dari daerah yang berbeda-beda.
           Tinggal dalam satu atap yang sebenarnya tidak ideal untuk dihuni orang sebanyak itu, namun Mas Anto tidak punya pilihan lain.  Mas Anto menganggap bahwa hidup bersama dengan teman-teman pengepul sampah lain juga merupakan rejeki karena bisa saling berbagi cerita tentang keseharian suka dan duka dalam mengadu nasib di ibukota.  Setelah pagi dan siang mengumpulkan sampah dengan berkeliling komplek, pada sore dan malam hari mereka berkumpul untuk memisahkan dan mengelompokan sampah-sampah yang masih bisa didaur ulang.
           Mas Anto merantau ke Jakarta sejak tahun 1997, dan beliau bersyukur memiliki pekerjaan ini, karena Mas Anto tahu bagaimana sulitnya mencari kerja apalagi di ibukota. Semangatnya tidak pernah surut dimakan oleh ganasnya Kota Jakarta, menurutnya ini sama saja rejeki, punya pekerjaan tetap dan penghasilan yang masih bisa menghidupi keluarga meski pas-pasan. Mas Anto ingin sekali pulang ke Pemalang suatu saat nanti dengan membawa banyak rejeki untuk keluarga dan melihat senyum keluarganya saat menyambut Mas Anto di kampung, karena itulah kebahagiaan yang dinantikan olehnya. 

Seberapa inspiratif artikel ini?

Yuk berbagi artikel ini


Artikel terkini