Melalui Rasa Ikhlas, Apapun yang Berat Akan Terasa Ringan

28 September 2016
Sering kita merasa hidup kita lebih berat dari hidup orang lain. Namun kita lupa, kita merasa hidup kita berat karena sering melihat keatas. Membandingkan hidup kita dengan mereka yang kurang beruntung akan membuat kita lebih banyak bersyukur. Seperti berkaca pada kisah hidup Bapak Prihatin yang penuh perjuangan ini.
Bapak Prihatin merupakan penjaga WC umum yang tidak mudah mengeluh. Pendapatan menjaga WC umum yang hanya berkisar Rp 5000 per hari tidak membuatnya mudah menyerah. Amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya ia bawa hingga 28 tahun lamanya. Demi memenuhi kebutuhannya, ia turut membantu menyapu pasar di sela waktu luangnya. Ia pun saat ini memilih tinggal di sebuah ruangan di sebelah WC yang ia jaga. Ruangan tersebut sangat kecil, ia bahkan kesusahan meluruskan badannya saat tidur. Ia hanya tidur saat WC sudah benar-benar sepi, karena ia tidak bisa meninggalkan tugasnya jika ia tertidur
Sungguh hidup yang penuh dengan perjuangan dan tak kenal menyerah. Tidak ada satupun keluh kesah yang keluar dari mulutnya, ia menjalani hidupnya dengan rasa ikhlas karena ia merasa hidup itu sudah anugrah, dan apapun akan terasa ringan jika kita ikhlas menjalani hidup. Cukuplah beliau dengan segala kurangnya, karena ia yakin Dia yang akan mencukupkan kurangnya.

        

Seberapa inspiratif artikel ini?

Yuk berbagi artikel ini


Artikel terkini